Pedasnya Nasi Lemak, Manisnya Kopi Susu

By nurulameerah

Assalamualaikum & salam sejahtera,

Sudah agak lama tidak menulis. Mungkin kesibukan aku di tempat kerja baru ini telah memperlahankan aktiviti dan mencurahkan idea untuk menulis di blog sendiri. Minggu ini adalah minggu pertama aku bekerja di tempat baru. Walaupun agak jauh dari tempat tinggal, namun mungkin itu adalah rezeki aku buat masa ini. Terima sahaja apa yang ada dahulu, setelah 4 bulan lamanya aku menjadi “penanam anggur” yang berbakat. heheheheee….

Selama itulah, berbagai peristiwa telah berlaku. Aku terima dengan pasrah. Baru aku tahu siapa kawan dan lawan. Siapa yang banyak memberi dorongan dan motivasi. Menjadi teman setia di kala aku benar-benar dalam kesusahan dan kesempitan. Menjadi pendengar yang setia dan berempati tentang diri aku. Dugaan yang menimpa, aku jadikan satu tauladan dan sempadan. Ianya memang “turning point” buat diriku.

Buat sahabat yang telah ku kenal sepanjang 4 tahun lalu – “SAR”, terima kasih kerana tak putus-putus dan lekang untuk terus bersama dengan diri ini ketika susah dan senang. Bila aku benar-benar dalam keadaan susah, perlukan semangat, kata-kata dorongan dan motivasi, kau tanpa rasa putus asa atau malas dan benci terus hadir dalam diri ini. Walaupun, kekadang kata-kata yang diluahkan agak pedas tetapi ianya adalah untuk kebaikan diri aku. Kata-kata manis kekadang akan menjahanamkan diriku katanya. Sebaliknya, kebijaksanaan dirinya dalam memberi kata-kata semangat, kekuatan dan jalan untuk aku membuat pilihan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.

SAR memulangkan kembali kata-kata yang pernah aku ucapkan kepada dirinya suatu masa dahulu ketika dia di dalam kesusahan  “sabar…sabar..kerana kesabaran umpama pohon yang pahit yang bakal membuahkan buah yang sungguh manis di kemudian hari”..” Aku tersenyum dan mengerti. Aku perlu lebih tabah dan mengumpul segala kesabaran itu walaupun berguni-guni sekalipun dan menanti masa yang sesuai untuk ditunai atas keredhaanNYA. Kerana pasti ada yang menanti di hujung sana untuk mereka yang sabar akan ujian dariNYA. Terima kasih SAR. Mungkin ujian dan dugaan yang menimpa dalam kehidupan kita telah mendewasakan diri dan menjadikan diri terus teguh dan tabah.

Di akhir perbualan kita tempohari, kata-kata darinya “Insya’Allah, sahabat sejati, tanpa mengira waktu susah senang, semoga persahabatan kita kekal hingga akhirat dan sama-sama berdoa agar DIA permudahkan urusan perjalanan hidup kita…”. Yup, doaku, moga kita terus dipanjangkan jodoh untuk bersahabat dan ikhlas serta jujur menjalin dan mengikat tali persahabatan yang murni ni.

Pada semua, moga kita saling menghargai sahabat kita tentang nilai, perasaan dan kedudukan walau apa sekalipun terjadi… tetap kekal dan bersama…Insyallah.

Lagu untuk semua sahabat-sahabat yang benar menjadi teman sejati.

Lagu Arti Sahabat  dari Nidji

tak mudah untuk kita hadapi
perbedaan yang berarti
tak mudah untuk kita lewati
rintangan silih berganti

kau masih berdiri
kita masih di sini
tunjukkan pada dunia
arti sahabat

kau teman sehati
kita teman sejati
hadapilan dunia
genggam tanganku

tak mudah untuk kita sadari
saling mendengarkan hati
tak mudah untuk kita pahami
berbagi rasa di hati

kau adalah..
tempatku membagi kisahku
kau sempurna
jadi bagian hidupku
apapun kekuranganmu

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply